Pengunjung

"computing" before computer

Rabu, 02 Maret 2011

Seperti yang kita ketahui bahwa "computing" adalah alat hitung. Dan sepertinya berhitung merupakan sesuatu yang tidak bisa kita hilangkan sampai kapanpun dan itu menjadi dasar dari perkembangan komputer sampai sekarang ini.

Pada jaman dahulu kala para primitf mempunyai cara dalam berhitung yaitu dengan menggunakan batu yang dicoret- coret, atau menggunakan jari dalam berhitung.

Namun secara perlahan manusia primitif mulai menemukan sebuah solusi yang semakin memudahkan cara berhitung dan ditandai dengan munculnya kalender primitf pada sekitar tahun 2800 BC di Iggris yang dipercaya sebagai bentuk kuno dari kalender yang dirancang untuk “menangkap” cahaya matahari saat berbalik arah di musim panas.



ABACUS 



Seiring dengan berjalannya waktu dan ditemukannya lambang bilangan, alat hitung mengalami kemajuan. Sekitar 1800 tahun yang lalu, ditemukan alat hitung sederhana yang disebut Abacus. Alat ini menyerupai sempoa, hanya lebih sederhana.Namun dengan berkembangnya pensil dan bolpen abacus menjadi tidak populer lagi.

KALKULATOR RODA NUMERIK 



Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662) menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak. Alat ini dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.


KALKULATOR RODA NUMERIK 2

Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsufis Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) menyempurnakan Pascaline, yang tadinya hanya dapat menjumlahkan, alat ini bisa mengalikan antar bilangan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi.


ANALYTICAL ENGINE


Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama.

MESIN TABULASI HOLLERITH


Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan.

Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya. Vannevar Bush (1890-1974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar